Fleksibilitas Kunci Sukses E-Commerce Indonesia

Bisnis Online E-commerceKUNCI SUKSES E-COMMERCE — Pertumbuhan E-commerce di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup besar. Bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara lain relatif memiliki pertumbuhan yang lebih besar. Pertumbuhan bisnis online melalui E-Commerce ini didukung oleh pertumbuhan penetrasi internet yang naik sebesar 32% dari tahun 2011 ke tahun 2012. Menurut penelitian dari Mark Plus penguna Internet Indonesia sebesar 55 juta yang mengakses melalui perangkat mobile maupun Fixed. Kondisi ini jelas mendorong pertumbuhan peluang bisnis dalam bidang E-commerce atau bisnis online lainnya.

Fakta lain yang mendukung bisnis Online di Indonesia adalah bahwa menurut penelitian oleh Frost & Sullivan, total nilai transaksi e-commerce di Indonesia pada tahun 2011 diperkirakan mencapai US $ 1 miliar.

Namun bagi pelaku bisnis online di Indonesia ada berbagai macam tantangan yang harus diantisipasi .Tantangan terbesar bagi e-commerce di Indonesia, seperti di banyak negara berkembang, adalah untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Selain itu pemahaman dan penguasaan bahasa Inggris juga menjadi penghalang dalam dunia e-commerce. Meskipun hampir semua situs terkemuka, seperti Tokobagus.com dan Bukalapak.com, menawarkan layanan bahasa Indonesia. Bahkan beberapa situs besar e-commerce dunia juga memiliki web dalam veri Indonesia seperti Groupon (dengan Disdus.com) dan eBay, melalui Plaza.com.

Ichwan Sitorus, manajer hubungan masyarakat dengan Tokobagus.com, mengatakan pendidikan diperlukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan mengubahnya menjadi pembeli.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan halaman lalu lintas pandangan, yang akan berdampak pada iklan,” katanya. “Adalah penting bahwa kita menciptakan lebih banyak pendapatan yang biasanya berasal dari iklan yang ditempatkan oleh pihak ketiga.” Sebagian besar toko online tidak membebankan biaya kepada penjual atau pembeli, sehingga mereka sangat bergantung pada pendapatan iklan.

Belanja online telah menjadi kebiasaan rutin bagi kebanyakan orang Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Bali, ke Makassar.

“Belanja online adalah umum. Apa yang baru di Indonesia adalah transaksi online dimana pembayaran dilakukan melalui payment gateway, “kata Edward K. Suwignyo, asisten wakil presiden untuk komunikasi pemasaran dengan Multiply, salah satu mal terbesar di dunia online.

E-commerce tidak hanya melayani sebagai penyedia tetapi juga terlibat dalam mengatur sistem, termasuk menjamin keamanan transaksi, sebagai operator menyadari bahwa kepercayaan adalah kunci keberhasilan mereka.

Salah satu situs lokal yang menampung transaksi online Multiply Indonesia. Pembeli dapat membayar menggunakan mobile banking seperti BCA KLIK, sistem yang disediakan oleh PT Bank Central Asia Tbk, salah satu bank terbesar di Indonesia. Ada juga pembayaran langsung menggunakan ATM bank-bank besar seperti BCA dan Bank Mandiri.

Juga penting adalah fakta bahwa masa depan e-commerce di banyak negara berkembang tidak melibatkan komputer. Infonetics Research mencatat bahwa pengguna mobile broadband di seluruh dunia tumbuh hampir 50% menjadi 846 juta tahun lalu, yang akan memiliki dampak besar pada cara orang membeli, menjual dan membayar.

Di Indonesia sendiri ada merupakan pengguna internet diperkirakan 100 juta orang yang terhubung melalui perangkat mobile termasuk ponsel dan tablet. Pesatnya pertumbuhan saluran mobile telah menempatkan negara Indonesia awal dari jadwal untuk konektivitas internet. Pembuat kebijakan sebelumnya telah menetapkan 2015 sebagai tenggat waktu untuk memiliki separuh penduduk, atau 120 juta orang, secara online.

 

 

 

http://www.bangkokpost.com/business/economics/309578/flexibility-the-key-to-e-commerce-success-in-indonesia

Bookmark and Share

Leave a Reply

WordPress Themes

WordPressÖ÷Ìâ