Usaha Budidaya Tomat Cherry

Tomat CherryBUDIDAYA TOMAT CHERRY – Pada umumnya buah tomat dibedakan menjadi tomat buah dan tomat sayur. Tomat sayur biasanya rasanya sedikit getir sehingga tidak cocok untuk dimakan langsung. Sedangkan tomat buah bisa dimakan langsung tanpa rasa getir. Demikian pula dengan tomat Cherry. Tomat Chery memiliki rasa yang manis dan bisa dimakan langsung, serta crispy. Yang membedakan tomat jenis ini dengan tomat yang lain adalah pada ukurannya. Ukurannya hanya sebesar buah Cherry sampai dengan yang berukuran sebesar bola golf. Bentuk tomat cherry bulat atau lonjong.

Hampir sama dengan tomat jenis lain, jika sudah matang tomat ini berwarna sangat merah ,bentuknya yang kecil dan seperti buah Cherry merah karena inilah orang sering menyebutnya Red Tomat Cherry dan untuk warna kuning sering disebut Golden Tomat Cherry .

Tomat Cherry dianggap sebagai varietas botani dari jenis tomat yang dibudidayakan, yaitu dari jenis Solanum Lycopersicum. Cerasiforme yang pada saat itu banyak dibudidayakan di daerah Amerika Tengah dan dianggap sebagai leluhur dari semua jenis tomat yang dibudidayakan.

Budidaya Tomat Cherry biasanya dilakukan dengan sistem Hidroponik. Di Indonesia sendiri budidaya tomat cherry relatif masih sedikit dilakukan. Untuk budidaya Tomat cherry memerlukan daerah dengan ketinggian 600-1500 m dpl dan bersuhu 17 -28 derajat Celcius, dengan masa panen 2-3 bulan.

Cara Budidaya Tomat Cherry

Untuk menjalankan usaha Budidaya Tomat cherry ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, antara lain:
Penyemaian Tomat Cherry
Biji tomat cherry terlebih dahulu dijadikan bibit selama satu bulan. Penyemaian bibit menggunakan tray ( wadah persemaian berbentuk kotak bersekat berbahan plastik ) yang diisi dengan media tanam berupa rock wool ( bentuknya mirip sabut kelapa ) . Setelah satu bulan dan tinggi mencapai 15 cm barulah bibit bida dipindahkan ke lokasi tanam didalam green house. Bibit tersebut ditanam dalam polybag ukuran 30 -35 cm berisi arang sekam yg disusun berjajar.

Pemeliharaan Tomat Cherry
Selama pemeliharaan kondisi green house usahakan selalu terturup dan steril agar tanaman tidak terserang penyakit . Pengecekan tanaman harus rutin terutama terhadap serangga dan membuang daun tua supaya areal tanam tetap bersih dan juga buang buah yg sudah penyok bekas kena kuku atau pecah . Untuk penyiraman tanaman tomat dilakukan bersamaan dengan pemupukan menggunakan alat drip irigation ( irigasi tetes ). Pupuk dilarutkan dalam air dan disiramkan ke tanaman. Sehari penyiraman dilakukan 2 kali dan dikondisi yang panas bisa 3 kali sehari.

Pupuk yang digunakan adalah pupuk khusus hidroponik yang disebut larutan AB mix. Takarannya pupuk cair diencerkan dengan air dengan komposisi air = X ml pupuk x 200 . Misal larutan pupuk A 5ml , pupuk B 5 ml maka airnya = 5 x 200 = 1000 ml . Untuk memupuk 500 tanaman dibutuhkan 45 liter pupuk AB mix yg diperlukan dalam 1 bulan .

Panen Tomat Cherry
Setelah lama penyemaian benih menjadi bibit selama 1 bulan dan dalam 2 – 3 bulan kemudian sudah bisa dilakukan panen perdana. Tanaman ini dipanen 2 hari sekali sampai sekitar 5 -6 bulan lamanya. Jadi total produktivitas tomat cherry sekitar 10 bulan dan setelah itu harus diganti bibit baru. Sebelum tanaman diganti agar terus menerus bisa kontinue panen sebaiknya disiapkan penyemaian baru 4 bulan sebelumnya .

Buah yg dipanen tidak usah dicuci untuk mencegah kebusukan tapi cukup dilap agar bersih dan langsung dikemas , baik dengan styrofoam dibungkus plastik wrapping. Untuk suhu penyimpanan tomat cherry yang baik sekitar 5 – 10 derajat C , yg akan membuat tomat cherry bertahan 1 -2 minggu lamanya.

Pemasaran Tomat Cherry
Selama ini menurut pengalaman PT Kebun Sayur segar Tomat cherry terserap oleh pasar yaitu beberapa pasar modern seperti Hero , Sogo , Hypermart , Yogya dan Carefour seputar Jobodetabek dan bandung. Selain itu bisa dipasarkan ke restoran dan pelaku usaha catering .

Kendala dan resiko Budidaya Tomat Cherry
Selama ini kendala datang dari perubahan cuaca yang drastis yang mempengaruhi kondisi buah . Misalkan dari kondisi mendung dan berubah ke kondisi kering maka akan membuat buah tomat pecah dan berjamur . Selama ini yang biasa dilakukan adalah kontrol routin kondisi tanaman , buah yg pecah harus segera dibuang dan penyiraman tambahan harus dilakukan jika kondidi cuaca sangat kering.

Sumber:

http://www.jendela-alam.com/tomat-cherry.html

http://www.smartbisnis.co.id/info-bisnis/budidaya-tomat-cherry-hidroponik

Bookmark and Share

Leave a Reply

WordPress Blog

Weboy